Loading...
Search

Tips Menang Lomba Blog APA dengan Kekuatan Storytelling

tips menang lomba
Senang sekali MomBlogger Cupu bisa belajar tips menang lomba blog APA (Anugerah Pewarta Astra) yang disampaikan langsung oleh Mbak Ira Guslina. Sharing tips ini dibagikan di WAG Komunitas ISB.

Fyi, mbak Ira Guslina ini langganan jadi pemenang APA lo. Bahkan pernah meraih juara 1 dan mendapat hadiah mobil. Keren banget kan?

Makanya jangan sampai lewatkan tips menang lomba dari sang juara ini!

Kenapa Storytelling?

Sebelum sharing tentang APA, mbak Ira Guslina menjabarkan dulu alasan mengapa sebaiknya menggunakan konsep storytelling ketika mengikuti perlombaan.

Alasan pertama, dari sekian lomba yang dimenangi oleh mbak Ira, mayoritas yang ditulis dengan storytelling. Maka anggaplah storytelling menjadi salah satu kekuatan yang bisa kita manfaatkan untuk memenangkan kompetisi.

Storytelling merupakan seni menulis dengan cair dan mengalir, seolah penulis sedang bercerita pada pembaca. Penulisan storytelling selain memudahkan pembaca untuk memahami tulisan juga untuk menjawab kebutuhan akan tulisan yang enak dibaca dan mengalir.

Karena relatif panjang, tulisan storytelling sebaiknya memenuhi unsur sebagai berikut

  • Kreatif: Dikemas dengan bahasa tutur seolah penulis sedang berkisah dan berhadapan langsung dengan pembaca.
  • Menghibur: Penyajian ringan dan mengalir membuat tulisan bisa dibaca kapan saja. Tulisan ini tidak terikat pada aktualitas.
  • Informatif: Tulisan storytelling kaya akan detail dan informasi sehingga memberikan banyak pengetahuan pada pembaca.
  • Human interest: Menyentuh perasaan dan rasa kemanusiaan sehingga mampu menggugah emosi pembaca baik senang, sedih, bahagia, bersemangat, dan lainnya.
  • Subjektif: Melibatkan penilaian individual terhadap suatu objek atau masalah yang diceritakan.
kekuatan storytelling untuk lomba blog

Jenis Tulisan dan Tips Menulis Postingan Blog dengan Storytelling

Nah, pada tulisan jenis apa saja sih storytelling bisa digunakan?

Menurut mbak Ira, storytelling dapat diaplikasikan pada beragam jenis tulisan, seperti parenting, kesehatan, traveling, kecantikan, home care, dan liputan lapangan.

Agar lebih mudah larut dalam cerita yang kita tulis, penulis bisa membantu pembaca dengan mendeskripsikan berbagai peristiwa secara detail. Show don’t tell, kalau bahasa tekniknya. Sederhananya, storytelling memberi ruang bagi penulis untuk berkisah.

Lalu bagaimana caranya seorang bloger mengemas storytelling untuk sebuah postingan agar menarik?

Berikut ini tips dari mbak Ira agar tulisan storytelling yang kita buat menarik minat pembaca dan mengalir:

  • Pilihlah judul yang unik dan menarik. Judul yang unik dan menarik biasanya tidak terlalu panjang. Agar bisa mencuri perhatian bisa memainkan kata dan rima.
  • Buat pembuka yang kuat agar pembaca tertambat hatinya dan penasaran untuk tahu lebih jauh ceritanya. Cara membuka ini ada banyak bisa dengan pertanyaan, dialog, kutipan, atau gambaran suatu peristiwa atau kejadian
  • Sisipi dengan dialog, anekdot, humor, dan kutipan agar tulisan tidak monoton
  • Gunakan kalimat efektif.
  • Kaya diksi. Banyak membaca akan membantu kita memperkaya diksi.

Apa Itu APA?

APA berkali-kali disebut di postingan ini, adakah Cupuers yang belum mengenal agenda tahunan dari Astra ini?

Sebuah perlombaan menulis bergengsi yang selalu menghasilkan pemenang-pemenang berkualitas. MomBlogger Cupu mau ajak Cupuers untuk mengenal APA dari perjalanan mbak Ira Guslina.

APA adalah Anugerah Pewarta Astra. Sebuah ajang penulisan yang dilakukan setiap tahun. Selain ada lomba menulis, Astra juga menggelar lomba foto.

Lomba foto Astra telah masuk tahun ketigabelas, sedangkan APA sendiri memasuki tahun ketujuh. Periode lomba biasanya digelar dari bulan September – Desember.

anugerah pewarta astra 2021

Mbak Ira telah beberapa kali ikut APA. Bahkan APA 2018 telah membuka jalan rezeki bagi dirinya untuk memiliki mobil.

Saat diumumkan kemenangannya di bulan Maret 2019, mbak Ira sedang berada di Bali untuk mengikuti kegiatan kampus, Kuliah Kerja Dalam Negeri semacam KKN untuk sarjana.

Mbak Ira benar-benar tidak menyangka karena tak mengikuti langsung seremoninya. Ia pun tahu menang APA karena dimention teman-teman blogger lewat twitter dan IG.

Saat itu ia hanya tak bisa berkata-kata hanya bisa mengucapkan syukur Alhamdulillah berulangkali sambil gemetaran. Mau nangis atau teriak, tapi nggak memungkinkan karena saat itu ia sedang di keramaian.

Sampai akhirnya mbak Ira bisa punya waktu menepi ke sebuah mushola di Ubud, di sana haru dan bahagia baru bisa dicurahkan.

Pada APA 2020, mbak Ira lagi-lagi menyabet juara. Kali ini dapat juara 2 dan hadiahnya motor ADV, persis saat di rumah mbak Ira sedang tak ada motor.

Motor yang sebelumnya dipunya baru saja dikirim ke kampung untuk kendaraan orang tua di rumah. Kebetulan motor bapak mbak Ira saat itu sudah rusak parah.

Karena sedang pandemi dan mbak Ira sekeluarga jarang ke luar rumah, saat itu mereka memutuskan untuk mengirim satu-satunya motor yang dimiliki ke kampung orang tua. Alhamdulillah Allah menggantinya lewat APA.

How lucky is she? Ya mungkin sekilas semacam lucky ya Cupuers. Tapi sesungguhnya apa yang dilalui oleh mbak Ira ini adalah sebuah proses.

Tips Menang Lomba Blog APA ala Ira Guslina

Fyi, Mbak Ira mengikuti Astra sudah sejak tahun pertama APA digelar. Awalnya saat ikut APA 2016, mbak Ira menang juara harapan dengan hadiah kamera pocket. Lalu pada APA 2017, mbak Ira ikut lagi dan menyabet juara 3. Saat itu mendapat hadiah kamera semi SLR.

Apa yang mbak Ira lakukan di setiap musim kompetisi, yaitu mempelajari apa maunya penyelenggara. Dari pengamatannya, Astra lebih suka cerita storytelling. Tulisan dengan sentuhan human interest, kaya value dan minimalis sentuhan brand.

Jadi, ini dia tips menang lomba APA ala mbak Ira Guslina:

siapakah ira guslina

Q n A bersama Ira Guslina

Setelah sharing perjalanan mengikuti APA sekaligus tips singkat memenangi lomba, mbak Ira juga membuka sesi diskusi. Mau tahu seseru apa sesi tanya jawab bareng juara APA 2018 dan 2020 ini?

 

1. Pertanyaan dari Marita Ningtyas

Apa saja yang harus disiapkan sebelum mengikuti lomba APA?

Yang pasti pelajari tema dan temukan target tulisan. Riset target tulisan

Ada tips nggak untuk memilih narasumber, kan listnya banyak banget tuh, dari Desa Astra sampai pemenang Satu Indonesia Award, gimana ya biar tepat memilihnya?

Biasanya kan Astra punya list penerima Satu Indonesia Award dan DSA/KBA. Nah saya googling mana desa yang kuat ceritanya dan kira2 punya sesuatu yang beda untuk ditulis. Biasanya saya usahakan untuk reportase dulu ke lokasi yang mungkin dijangkau. Lalu perlu juga mempelajari tema besarnya. Nah 2021 ini kan temanya “Tersenyumlah Indonesia”. Jadi kita bisa mulai dengan mengira2 kisah baik apa yang bisa ditulis yang bisa membuat orang tersenyum, atau kegiatan apa yang banyak membawa senyum.

Apakah nggak masalah jika reportase dilakukan online. Jika boleh, biasanya mbak Ira melakukan reportase via teks atau video? Lalu untuk foto pelengkap mbak Ira biasanya minta ke narsumnya, atau cari di Google?

Untuk APA 2020 karena pandemi pergerakan terbatas. Hampir sama kali ya dengan sekarang. Saya memang online Mba. Wawancara dengan Yuk Tuk ini di Jogja dan Merta Yoga di Bali via WA. Untuk foto minta ke dia dan kalau ambil dari youtube dengan seizin beliau.

Apakah boleh kirim dua artikel ya? Atau peraturan tahun ini berubah? Soalnya saya baca peserta hanya berhak atas satu judul. Atau maksudnya boleh kirim sebanyak-banyaknya, tetapi yang bisa menang hanya satu judul gitu ya mbak?

Iya Mba boleh kirim sebanyak-banyaknya. Tapi yang menang 1 aja. Saya biasanya ikut lebih dari satu. Karena memang sudah reportase sayang kalau tidak ditulis. Lagipula, namanya menjemput rezeki. Kita tak pernah tahu takdir tulisannya sampai ke mana.

Berapa lama persiapan untuk ikut APA?

Kalau lihat tema dan milah milih biasanya sejak Pemenang SIA (Satu Indonesia Award) diumumkan Mba. Jadi sudah mulai dilihat siapa yang kuat dan cerita apa yang menarik. Eksekusinya ya biasanya tetap menjelang deadline. Kalau yang ke Pulau Seribu seingat saya itu berangkat ke sana jelang Natal, ya seminggu jelang deadline.

 

2. Pertanyaan dari Diah Kusumastuti

Terima kasih banyak atas sharing ilmunya sore ini, Mbak Ira. Izin bertanya, apakah setiap mengikuti kompetisi APA maupun lomba blog lainnya mb Ira selalu melakukan riset dan reportase?

Iya Mba Dian selama ini selalu reportase. Ada yang datang langsung. Waktu di Semarang saya jadi kesampaian main ke Desa Menari untuk reportase. Biar dapat suasana anak-anak di sana. Nah berhubung pandemi kemarin saya lewat online. Tapi reportase nya dimix dengan riset. Minta video dokumentasi juga dari mereka.

 

3. Pertanyaan dari Eka Fitriani

Terima kasih atas sharingnya kak Ira , menginspirasi dan dapat ilmu baru terkait menulis untuk lomba. saya mau tanya dong kak, gaya bertutur yang tepat untuk mengikuti lomba blog APA ini apakah yang formal atau santai? Yang sangat mengikuti aturan PUEBI dan EYD atau gaya bertutur seperti ngobrol? Terima kasih kak.

Kalau saya sendiri bukan penganut PUEBI Mba. Jadi prinsip menulis saya biasanya kalimat yang benar, efektif, dan hidup di masyarakat.

 

4. Pertanyaan dari Mbak Dwi

Mba Ira, izin bertanya. Hasil reportasenya itu kan dipakai untuk keperluan lomba, apakah saat reportase mbak Ira bilang kalo hasil reportase ini untuk keperluan lomba?

Spesifik bilang untuk lomba tidak Mba. Tapi dalam setiap reportase saya selalu bilang bahwa saya sedang mengumpulkan bahan tulisan. Tetap izin dulu. Ikut lomba dan menang kan bonus. Tujuan utamanya kan untuk ditulis dan ditayangkan di blog kita, untuk dibaca publik.

 

5. Pertanyaan dari Mbak Echa

Mbak, gimana manage waktu ikutan lomba ngurus anak dan lomba? Jujur aku pribadi keteteran.

Biasanya ikut yang cocok aja Mba.. Karena memang selalu menyita waktu ya. Tapi biasanya saya kalau lagi ada project lomba kasih tahu anak-anak juga. Jadi mereka bisa kerjasama. Plus mereka juga dag dig dug nggak sabar kapan mamanya selesai biar bisa main lagi.

 

6. Pertanyaan dari mbak Rahma Ahmad

OOT dikit mbak Ira, tapi masih menyangkut lomba. Biasanya liat lomba blog di mana ya? Aku suka ketinggalan infonya.

Cari di google biasanya selalu nemu mas banyak info lomba. Tinggal cari keyword, misal lomba Desember 2021. Atau cari di Instagram dengan tagar #lombablogdesember2021.

Nah, gimana nih tips menang lomba dari mbak Ira Guslina dan sharingnya tentang storytelling? Bermanfaat banget kan Cupuers?

Buat yang penasaran dengan artikel-artikel mbak Ira yang meraih kemenangan APA, klik aja link di bawah:

Tulisan Ira Guslina peraih juara 1 APA 2018
Tulisan Ira Guslina peraih juara 2 APA 2020

Tertarik untuk ikut Anugerah Pewarta Astra 2021, mumpung masih ada waktu 9 harian lagi?

Semoga tips menang lomba dengan kekuatan storytelling ala mbak Ira Guslina ini bisa membantu Cupuers untuk lebih semangat bertempur di perlombaan ya. Kalau kata mbak Ira lomba itu salah satu cara menjemput rezeki, jadi do your best effort.***

One Reply to “Tips Menang Lomba Blog APA dengan Kekuatan Storytelling”

  1. Nia says: December 22, 2021 at 2:55 am

    Setelah baca artikel ini, saya lanjut ke postingannya Mbak Ira yang menang juara 1. MasyaAllah, membacanya rasanya mengalir sekali. Ala-ala nonton film dokumenter. terima kasih sudah sharing ilmunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*