7 Tips Riset Keyword dari Mastah SEO

tips riset keyword dari mastah SEO
Sudah baca postingan tentang keyword research? Sudah paham atau malah puyeng? Nah, buat yang masih puyeng, kali ini MomBlogger Cupu akan bagikan tips riset keyword dari para mastah SEO, tempat eike belajar.

Siapa tahu saja, setelah baca tips riset keyword berikut, Cupuers jadi makin puyeng. Eh, nggak… maksudnya. Jadi lebih bisa paham bagaimana menerapkan teknik pencarian kata kunci di blognya.

Tips Riset Keyword dari Kak Alex Alfand

Kebetulan saat ini MomBlogger Cupu lagi belajar bareng Kak Alex Alfand. Setelah kemarin berhasil bikin Table of Contents yang bikin girang banget, sekarang mulai diajak berpuyeng-puyeng ria sama SEO Coach yang muda-muda penuh prestasi ini.

Sebenarnya ini bukan kali pertama eike masuk ke kelasnya Kak Alex. Tapi yang pertama dulu eike gagal karena belum konsisten mengerjakan tugas-tugasnya. Nah, di kesempatan yang kedua ini, MomBlogger Cupu nggak mau menyia-nyiakan kesempatan dong.

Di pekan pertama, Kak Alex meminta kami untuk fokus dalam riset keyword. Kata kunci yang pas adalah jalan pembuka bagi traffic ke blog. Makanya penting buat blogger melakukan riset keyword sebelum mulai menulis. Lalu apa saja yang harus dilakukan?

1. Siapkan Tool yang Dibutuhkan

Setiap SEO coach memang punya tool berbeda untuk melakukan riset. Ada yang pakai tool berbayar, khususnya buat para SEO specialist yang memang levelnya udah dewa, wkwk. Namun Kak Alex Alfand tahu banget deh, para blogger cupu kek kita, apalagi yang kebanyakan emak-emak irit, pastinya mikir berkali lipat buat beli tool berbayar. Mending buat beli susu anak-anak lah ya…

Nah, kita masih bisa kok melakukan riset kata kunci dengan tool gratisan. Ya tentu saja, ada beberapa hal yang terbatas. Namanya juga gratis, masa minta macem-macem, wkwk. Pokoknya gunakan semaksimal mungkin sebisanya kita aja deh.

So, apa aja sih tool yang perlu disiapkan? Ini dia..
tool untuk riset kata kunci

Google Search Console

Cupues sudah daftarin blognya ke sini kan? Kalau belum, cuzz lah daftarin dulu. Caranya? Bisa tengok ke artikel Google Search Console aja.

Keywordtool.io

Ini tinggal cuzz aja ke link https://keywordtool.io/. Situs ini berbayar sih macam Ubersuggestnya Neil Pattel gitu. Jadi kalau mau informasi lengkap ya kudu berbayar. Nggak apa-apa, kita cuma butuh nengok keyword-keyword turunan dari kata kunci incaran aja kok.

Keyword Generator Ahrefs

Ternyata Ahrefs nggak cuma dipakai buat ngintip domain rating blog, salah satu fiturnya bisa dipakai untuk menemukan kata kunci buat blog kita. Namanya keyword generator. Cari aja di bagian paling bawah, nanti ketemu deh. Atau langsung klik https://ahrefs.com/keyword-generator.

Google Search

Tentu saja yang ini nggak boleh ketinggalan. Bahkan meski Google Search Console kita belum ada datanya, kita bisa memaksimalkan pencarian kata kunci dari sini kok.
pencarian terkait Google

 Setiap kita mencari sebuah keyword, lihat deh di bagian bawah, pasti ada related searches alias pencarian terkait kan? Nah, kita bisa gunakan kata kunci yang ada di situ untuk mengembangkan artikel-artikel baru.

Add On Whats My Serp

Nah, buat yang udah ada Google Adsense, kak Alex Alfand menyarankan untuk pasang add on whatsmyserp di Chrome-nya. Add on ini fungsinya untuk mengintip mana keyword yang punya potensi CPC (cost per click) terbesar.

Setelah semua tool siap, ready untuk tips riset keyword selanjutnya?

2. Buka Google Search Console

query di google search console
Pertama-tama buka Google Search Console. Centang semua data yang dibutuhkan, dari total clicks, total impressions, average CTR dan average position. Langsung meluncur ke bagian bawah grafik. Cari query yang punya impresi dan click paling tinggi. Misalnya nih, MomBlogger Cupu bakal riset keyword pakai query Roove.

3. Masukkan Query dengan Impresi Tinggi ke KeywordTool.io

riset kata kunci dengan keywordtool.io
Selanjutnya boyong query berimpresi tinggi tersebut ke keywordtool.io. Lalu pilih tab Google. Ada banyak keyword turunan dari satu query tersebut kan? Pilih yang mana ya…

4. Gunakan Keyword Generator dari Ahrefs

Biar lebih akurat datanya, cuzz boyong query tersebut ke keyword generatornya Ahrefs. Jangan lupa diset negara Indonesia dulu. Pasti nanti muncul kata-kata kunci lainnya. Cara milihnya gimana? Kita bisa pilih query yang juga kita temukan di keywordtool.io. 
keyword generator ahrefs

Di keyword generator ini, kita juga bisa melihat mana kata kunci yang paling update. Ada data kapan terakhir kali kata kunci tersebut dicari. Kita bisa pilih kata kunci yang tanggal pencariannya paling baru. 

Karena tadi di keywordtool.io juga ketemu query Roove Collagen, maka MomBlogger Cupu pilih yang ini aja deh.

5. Lakukan Pencarian Keyword Incaran, Intip Pakai whatsmyserp

Selanjutnya kita masuk ke Google Search, lakukan pencarian dengan query yang sudah dipilih. Lalu tengok di whatsmyserp. Jangan lupa diset negara Indonesia dulu ya. Mana query yang punya CPC paling tinggi, gunakanlah query tersebut.

Nih MomBlogger Cupu dapat keyword “Roove Collagen Review”.

Kalau masih bingung langkah-langkahnya, bisa disimak nih video dari kak Alfand:
    

6. Masukkan Keyword Turunan

Selanjutnya ngapain dong? Ya, cuzz tulis artikel berdasarkan keyword tersebut dong. Jangan lupa praktekkan penerapan SEO yang benar ya. Masih ingat kan?

Agar lebih banyak menjaring traffic, jangan lupa untuk memasukkan keyword turunan di dalam artikel. Lah, kalau kebanyakan keyword bukannya malah nggak bagus dan jadi keyword stuffing ya? Jangan takut, dengarkan penjelasan sederhana dari Kak Alex dulu nih;
Keyword stuffing adalah penumpukan keyword yang dipisahkan dengan koma dalam satu paragraf.
Contoh keyword stuffing;

Jasa tenda malang, jasa tenda jember, jasa tenda lumajang, jasa tenda garut, jasa tenda Cilacap, jasa tenda kebumen, jasa tenda blora, jasa tenda pacitan, jasa tenda sleman.

Nah kalau keywordnya disusun dalam satu paragraf kaya gitu, baru deh nggak boleh dan nggak etis. Bisa dianggap spam nanti artikel kita.
pengertian keyword stuffing

Untuk memasukkan kata kunci turunan, ada caranya dong. Biar lebih paham, MomBlogger Cupu kasih contoh yang disampaikan kak Alex ya.

Misal keyword utamanya “Jasa Taman Surabaya”, terus kita dapat keyword turunan sebagai berikut
  • Jasa Taman Surabaya Terdekat
  • Tarif Jasa Taman Surabaya
  • Jasa Renovasi Taman Surabaya
  • Jasa Perawatan Taman Surabaya
Cara penyebarannya yaitu keyword utama diletakkan pada paragraf pertama, tengah dan paragraf akhir. Sedangkan keyword turunan diletakan pada setiap sub judul.
Sub judul 1: Keywords turunan 1
Penjelasannya

Sub judul 2: Keywords turunan 2
Penjelasannya

Gimana, cukup bisa dipahami kan Cupuers masalah penempatan kata kunci di dalam artikel? Cuzz, langsung praktekin yaa.

7. Tips Riset Keyword buat Blogger Cupu

Sekarang pertanyaannya, kalau blognya masih baru gimana? Kan belum muncul tuh Laporan Queries di Google Console?

Tips sederhana dari kak Alfan;
Pakai Insting untuk menentukan niche dan kata kunci, asalkan bukan konten curhat.
Memang yang dimaksud konten curhat kek gimana sih? Padahal MomBlogger Cupu mah paling seneng lo nulis curhatan. Ditambahkan oleh mbak Rezkia Ekasari yang merupakan asisten kak Alfan, bahwa yang dimaksud dengan konten curhat adalah konten yang penulisannya tanpa melalui proses riset. Langsung nulis berdasarkan isi kepala/ uneg-uneg di dalam jiwa, terus dituangkan begitu saja di blog.

Sementara artikel yang dibuat berdasarkan riset, kita tahu dengan sadar berapa jumlah volume, CPC dan saingannya. Meski dalam penulisannya tetap boleh banget diselipin curhat. Apalagi emak-emak ya, paling doyan tuh disuruh curhat, wkwk.

Lagian nulis dengan selingan curhat juga salah satu kekuatan tulisan lo. Tulisan jadi lebih gue banget gitu lo. Teknik ini dinamakan story telling.

Contoh memadukan riset dengan curhatan bagaimana dong? Misalnya nih kita mau nulis menggunakan keyword “cara mengajar anak SD di rumah”. Ini kan artikel manfaat banget, apalagi sedang masa pandemi gini, pasti banyak yang cari.

Setelah melakukan riset sesuai tahapan di atas, langsung aja kembangkan tulisan dan sisipi pengalaman pribadi dan suka dukanya mengajar anak di rumah.
cek kompetitor dengan allintitle

 Untuk melengkapi artikel ini, MomBlogger Cupu juga mau menyampaikan tips riset keyword dari coach Irwin. Jika kita masih puyeng dengan segala tahapan di atas, kita bisa melakukan pencarian kata kunci dengan cara mengecek kompetitor. Caranya:
  1. Masuk ke Google.co.id
  2. Ketikkan “allintitle:keyword yang diinginkan”. Tanpa Tanda Petik, dan antara tanda : (titik dua) tidak ada spasi ya.
  3. Lalu lihat hasilnya;
  • Search Result DI BAWAH 10.000 KOMPETISI RENDAH
  • Search Result ANTARA 10.000 – 50.000 = KOMPETISI SEDANG
  • Search Result DI ATAS 50.000 = KOMPETISI TINGGI.
Pilihlah keyword yang memiliki kompetisi rendah. Semakin kecil persaingan, semakin tinggi kesempatan blog kita nangkring di page one.
So, sudah siap untuk riset kata kunci? Semoga artikel tips riset keyword ini bermanfaat. Jangan lupa share ke teman-teman bloggernya ya, siapa tahu membantu. Oh ya, setelah artikel hasil risetnya terbit, submit urlnya ke Google Search Console biar cepat terindex yaks! Happy blogging, Cupuers.
Marita Ningtyas
Marita Ningtyas A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

1 comment for "7 Tips Riset Keyword dari Mastah SEO"

  1. Infonya menarik sekali. Kadang masih suka bingung kalo riset keyword. Cuss dicoba lah

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi, cupuers. Makasih sudah berkunjung. Semoga bermanfaat ya. Kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan pesan, tapi jangan dikasih link hidup ya. Taratenkiu.


Regards,


Momblogger Cupu