Mahasiswa IT Wajib Kursus Algoritma Pemrograman, Ini 5 Alasannya!

alasan mahasiswa IT kursus algoritma pemrograman

Mungkin Cupuers bertanya-tanya apa pentingnya mahasiswa IT ambil kursus algoritma pemrograman. Bukannya algoritma dan coding adalah hal yang pasti dipelajari di perkuliahan IT? Apa nggak malah buang-buang duit jadinya?

Seperti yang banyak kita tahu, IT adalah salah satu jurusan yang biayanya relatif mahal di beberapa kampus ternama. Bahkan di almamaterku dulu, IT adalah jurusan termahal. Namun tidak ada salahnya jika Cupuers punya dana extra, ambil kursus pemrograman di luar perkuliahan itu hal yang penuh faedah.
Kalau kita mau memancing ikan besar, maka siapkan juga umpan yang berkualitas. Tak jauh beda dengan pendidikan. Kalau kita ingin setelah lulus kuliah bisa langsung bekerja sesuai bidang yang kita pelajari semasa kuliah, jangan merasa sayang mengeluarkan biaya tambahan untuk meningkatkan skill dan wawasan.
Memang sih ada orang yang tak perlu mengikuti kursus pemrograman dan mengandalkan materi di ruang kuliah tetap bisa jadi programmer handal, karena ia tekun belajar secara autodidak. Nah, kira-kira kalian sanggup nggak untuk belajar algoritma pemrograman tanpa ada pembimbingnya? Jangan-jangan malah tambah puyeng kuadrat.

5 Alasan Mahasiswa IT Perlu Ambil Kursus Algoritma Pemrograman

Sebagai istri dari mantan mahasiswa IT, MomBlogger Cupu tahu banget bahwa bekerja di bidang IT itu tantangannya luar biasa. Setiap tahun ada saja perubahan dan perkembangan yang ditemukan. Orang IT sejati harus mampu beradaptasi dengan setiap perubahan yang ada. Sekaligus harus selalu update wawasannya.

Dari hasil obrolan bersama suami, eike bisa menyimpulkan ada 5 alasan penting mengapa mahasiswa IT wajib mengambil kursus algoritma pemrograman.

alasan kursus pemrograman di luar kampus

1. Kuliah Saja Tidak Cukup

Ini yang ngomong bukan aku lo, Cupuers. Namun langsung dari bibir seorang yang bergelar Sarjana Komputer setelah 7 tahun menyelesaikan S1-nya, wkwkw. Betah banget ya kuliahnya, kagak lulus-lulus.

Menurut pria yang sekarang menjadi ayah dari anak-anak MomBlogger Cupu itu, di perkuliahan S1 lebih banyak diajarkan tentang teori, tetapi minim praktek. Alhasil tidak sedikit mahasiswa yang IPK-nya tinggi, tapi ketika disuruh membuat program sama sekali nggak bisa.

Selain itu di kampus, hampir semua bahasa pemrograman yang sedang tren pada masanya dipelajari. Saking banyaknya yang dipelajari, akhirnya cuma dapat permukaannya saja. Tidak spesifik dan mendalam.

Itulah yang menjadi alasan mahasiswa IT nggak bisa mengandalkan materi dari kampus saja. Harus mau belajar sendiri, atau syukur-syukur bergabung dengan bimbel IT.

2. Mematangkan Pemahaman dan Alur Berpikir

Menjadi programmer, analis atau malah seorang full stack developer, tidak hanya harus paham teori pemrograman, tetapi juga harus memiliki conceptual dan technical skill. Yang dimaksud dengan kemampuan konseptual adalah dasar-dasar algoritma dan struktur data.

Apa jadinya kalau seorang sarjana IT tak memahami dasar-dasar tersebut? Sementara kemampuan ini dibutuhkan untuk membangun alur berpikir sehingga mampu membuat program yang bisa menyelesaikan permasalahan klien atau pengguna.

Sementara kemampuan teknik adalah menerjemahkan kemampuan konseptual dalam bahasa pemrograman tertentu. Seorang pemrogam, tidak selalu harus menguasai semua bahasa pemrograman. Namun tentu saja semakin banyak bahasa pemrograman yang dikuasai, tentu akan lebih baik.

Nah, mengikuti kursus computer science, coding dan algoritma pemrograman di luar materi kampus bisa meningkatkan pemahaman mahasiswa IT.

3. Memperbanyak Jam Terbang

Selain paham teorinya, mahasiswa IT butuh banyak melakukan praktik untuk mengembangkan alur berpikir dan belajar menghasilkan program. Sementara jam kuliah terbatas. Laboratorium komputer pun harus digunakan bergantian dengan mahasiswa lain.

Belajar autodidak sih bisa saja. Masalahnya ketika tidak ada pembimbing, kita tak akan tahu benar salahnya latihan yang sedang dikerjakan. Akan lebih baik jika dalam melakukan praktik, kita memiliki pembimbing yang akan melatih dan mendampingi proses belajar dari zero to hero.

Dari pengalaman MomBlogger Cupu bergaul dengan banyak alumni jurusan IT, mahasiswa yang IPK-nya rendah tetapi banyak melakukan praktik, justru kemampuan pemrogramannya berkembang pesat. Bahkan setelah lulus kuliah pun, mereka benar-benar berkecimpung di dunia IT.

Beda dengan mahasiswa yang semasa kuliah IPK-nya tinggi, tetapi kurang di praktik. Setelah lulus, mereka justru tidak bekerja di ranah IT.

Nah, makanya buat kalian para mahasiswa IT yang saat ini merasa puyeng dengan materi kuliah tapi setelah lulus tetap ingin berkecimpung di dunia yang bikin puyeng tersebut, cuzz ambil kursus pemrograman dalam rangka menambah jam praktik di luar kampus.
 
serunya kursus algoritma dan coding

4. Menambah Portfolio dan Sertifikat

Selain bisa praktik lebih sering, salah satu keunggulan dari mahasiswa IT yang kuliah sambil belajar di tempat kursus IT yaitu bertambahnya portfolio dan sertifikat. Biasanya nih di tempat les, kalian akan mendapat info lomba atau proyek-proyek yang bisa diikuti oleh mahasiswa.

Nah, dengan mengikuti lomba atau proyek tersebut, kalian bisa menambah pengalaman dan memperpanjang portfolio. Mungkin sekarang belum terasa manfaatnya, tetapi beberapa tahun ke depan setelah kalian lulus kuliah, barulah bisa paham kegunaan portfolio yang memadai.

Perusahaan biasanya menyukai calon karyawan yang memiliki pengalaman di luar perkuliahan. Makanya ikut kursus IT bisa jadi nilai tambah buat kalian.

5. Biar Gelar Nantinya Nggak Ambyar

Seperti yang sudah MomBlogger Cupu sampaikan bahwa tak sedikit para mahasiswa lulus bergelar sarjana komputer tetapi tak bisa coding, dan bahkan bekerja di luar dunia IT. Kuliah mahal-mahal, tapi jadi ambyar hanya karena nggak paham dengan materi yang selama bertahun-tahun dipelajari, sayang banget kan?

Daripada uang saku kalian habis buat beli kopi atau es boba, mending dialokasikan untuk ikut les pemrograman. Dapat teman baru, dibimbing sampai bisa dan pastinya kemampuan coding dan algoritma pemrograman meningkat, enak kan?

Pertanyaan berikutnya tentu saja, di mana ya tempat les IT yang recommended?

Mengenal Course-Net.com, Bimbel IT Terbaik

Meski sekarang banyak bermunculan kursus online gratis, tetapi hanya Course-Net Indonesia yang mengkhususkan diri memberikan pelatihan dan coaching di bidang IT. Berdiri sejak tahun 2015, lembaga kursus programming online dan offline ini memiliki tagline IT is FUN.

pendiri course-net  indonesia
Tagline tersebut tak main-main. Fransiskus Alvin Winata, pendiri dari Course-Net Indonesia, ingin setiap murid yang belajar di bimbel IT-nya merasa happy dan nyaman belajar di sana.

Alvin mendirikan bimbel di bidang programming dan coding bukan tanpa alasan. Pada 2010, ia pernah mendapatkan nilai D untuk mata kuliah algoritma dan pemrograman. Saat itu ia menyadari bahwa kuliah IT di kampus terlalu banyak teori, sedangkan yang dipelajari banyak hal-hal abstrak.

Namun ia tak menyerah. Hingga akhirnya ia menemukan pola belajar programming, coding dan algoritma yang tepat. Nilai D berubah menjadi A, bahkan ia lulus dengan IPK 3.89. Tak hanya itu, ia pernah menjuarai perlombaan Cisco tingkat nasional dan bekerja di sebuah perusahaan ICT Consultant ternama di Indonesia sebelum lulus kuliah.

kriteria coach di course-net Indonesia

Pengalaman kuliahnya mengajarkan bahwasanya orang yang berkecimpung di dunia IT selalu membutuhkan pembimbing yang berpengalaman. Dari situlah ia berinisiatif mengumpulkan para coach terbaik yang memiliki kriteria 3P.

Semua coach di Course-Net.com adalah praktisi yang sudah lama berkecimpung di bidang IT, punya sertifikasi internasional dan prestasi tingkat dunia. Jadi nggak perlu ragu lagi untuk bergabung dengan kursus pemrograman Jakarta yang satu ini.

Mau tahu apa saja yang bisa dipelajari di tempat kursus programming terbaik ini? Cuzz bisa lihat daftar di gambar ini, Cupuers:

layanan bimbel IT course-net

Banyak banget kan pilihannya? Tinggal pilih saja mana yang sesuai dengan kebutuhan kalian. Nah, khusus buat mahasiswa IT yang merasa kesulitan mengikuti perkuliahan, Course-Net.com menghadirkan ITversity.

ITversity adalah sebuah bimbel IT pertama dan satu-satunya di Indonesia. Khusus didesain untuk membantu para mahasiswa yang nilai-nilainya jeblok, berusaha belajar sendiri tak kunjung paham dan berujung dengan IPK nasakom (nasib satu koma).

Bedanya ITversity Course-Net.com dengan Kampus IT

Mungkin Cupuers bertanya-tanya fitur dan layanan apa saja yang diberikan oleh ITversity sehingga mahasiswa IT perlu belajar di sana.

mengapa memilih ITversity

 Di bimbel IT terbaik ini, para mahasiswa nggak hanya sekadar diajari konsep-konsep dasar, tapi benar-benar dibimbing dari 0 sampai bisa. Bahkan nggak sedikit alumni ITversity yang lulus cumlaude dan mendapat pekerjaan di tempat bonafid lo.

Tak hanya itu, Course-Net.com menyediakan banyak layanan gratis untuk para mahasiswa ITversity, antara lain gratis E-book dan video tutorial seumur hidup, gratis bergabung pada grup belajar dan diskusi online, serta gratis konsultasi di luar jam belajar.

Enak banget kan layanan yang disediakan ITversity? Mana ada coba dosen yang siap sedia memberikan konsultasi gratis setelah jam kuliah selesai?

promo valentine kursus coding jakarta

Kalau Cupuers sudah nggak sabar untuk segera mencari tahu lebih lanjut tentang kursus algoritma pemrograman dan bimbel IT terbaik tersebut, cuzz saja meluncur ke website official Course-Net.com. Mumpung lagi digeber promo Valentine yang diskonnya nggak tanggung-tanggung! Happy learning, Cupuers!
Marita Ningtyas
Marita Ningtyas A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

No comments for "Mahasiswa IT Wajib Kursus Algoritma Pemrograman, Ini 5 Alasannya!"