Komunitas Blogger Impian Bersama-sama Menuju 7 Hal Ini

komunitas blogger impian
Beberapa saat lalu MomBlogger Cupu pernah membagikan tips memilih komunitas blogger. Namun tahukah kalau setiap MomBlogger memasuki sebuah komunitas baru, selalu ada saja harapan dan impian yang muncul di dasar hati.

Saat ini Squad Blogger ODOP (SBO) memasuki hari-hari kritisnya. Bukan, bukan mau ditutup kok. Insya Allah akan ada kelanjutannya. Hmm, pasti jadi kabar gembira buat para ODOPers yang sudah ancang-ancang menunggu open recruitmentnya ya?

Di penghujung tahun ini, para Mimin SBO mulai bersiap-siap merancang kembali agenda dan kegiatan-kegiatan baru yang lebih menantang. MomBlogger Cupu sebenarnya punya beberapa harapan agar SBO bisa tumbuh menjadi komunitas blogger impian.

1. Tidak Ada Sekat antara Blogger Senior dan Yunior

MomBlogger Cupu sering merasa sedih ketika masuk ke sebuah komunitas di mana anggota baru tidak mendapat ruang yang cukup untuk bertanya. Atau ketika anggota baru jadi merasa dicuekin dan nggak tahu harus ngobrol ke mana. Ya, mungkin bisa jadi sih pas lagi nggak ada yang online.

Namun ketika hal tersebut berlangsung lebih dari 5 kali, pasti wajar dong ketika muncul insecure pada seorang blogger pemula. Duh, mau nanya aja deg-degan.

Makanya MomBlogger sih punya harapan bahwa SBO bisa menjadi komunitas yang merangkul semua anggotanya. Entah mereka sudah lama atau baru ngeblognya, posisi di dalam komunitas adalah sama. Sama-sama saling belajar dan sama-sama saling mengajar. Istilahnya, semua guru semua murid.

2. Semua Anggota Harus Berani Saling Berbagi Apa yang Diketahuinya

Nggak sedikit ketika berada di sebuah komunitas, yang mau berbagi itu hanya orang-orang itu saja. Sementara yang lain nggak mau muncul. Entah nggak mau berbagi, atau merasa minder, atau mungkin ada alasan lain.

Sebuah komunitas blogger impian yang MomBlogger Cupu harapkan adalah sebuah komunitas yang para anggota di dalamnya berani untuk speak up. Punya materi tentang financial, silakan berbagi. Punya materi tentang parenting, silakan disampaikan. Punya materi tentang membuat video, cuzz lah.

Karena blogging itu kan tak terbatas tema. Belajar blogging kan nggak hanya sekadar belajar teknis blogging. Materi-materi di luar teknis blogging bisa menjadi referensi penulisan artikel.

3. Setiap Anggota Punya Rasa Memiliki

Jujur, MomBlogger lebih menikmati sebuah komunitas dengan jumlah peserta terbatas namun grupnya hidup. Semua anggota saling memiliki dan mau memberikan kontribusi. Ketika setiap anggota punya rasa memiliki terhadap komunitas yang diikutinya, mereka akan segan saat menjadi silent reader, mereka akan segan untuk tak turut serta dalam setiap kegiatan yang digelar oleh komunitas, dan akan muncul keinginan untuk berpartisipasi dan berkontribusi.

harapan untuk Squad Blogger ODOP

4. Dijadwalkan Sharing Materi Satu Kali Tiap Pekan

Banyak orang tak menyukai komunitas blogger yang kaku. Apalagi yang ada materi-materi terjadwal. Berbeda dengan MomBlogger Cupu. Komunitas tanpa kegiatan terjadwal seperti angin yang arahnya tak menentu. Buat MomBlogger, sebuah komunitas harus punya timeline agenda yang jelas.

Misal, diadakan sharing materi minimal sekali dalam setiap pekan. Sharing materi ini bisa menjadi penguat sesama anggota, tidak hanya sekadar ngobrol ngalor ngidul. Sharing materi bergantian sesama anggota juga bisa menjadi sarana branding bagi tiap anggota, sekaligus kenal lebih dekat sesama anggota.

5. Ada Jadwal Penugasan untuk Melatih Konsistensi

Sebuah komunitas blogger itu dibentuk seharusnya tidak hanya untuk tempat nongkrong, tetapi juga tempat untuk melatih konsistensi. Oleh karena itu MomBlogger Cupu selalu excited pada sebuah komunitas yang rajin memberikan jadwal penugasan kepada anggotanya. Tentu saja bukan dalam rangka memberatkan, tetapi untuk belajar upgrading dan meningkatkan konsistensi ngeblog.

6. Siap Ditegur dan Diberi Sanksi Saat Melanggar Aturan

Aturan dibuat untuk dilanggar hanyalah alasan buat orang yang malas menjalani aturan. Di dalam sebuah komunitas, aturan itu jelas penting. Apa jadinya komunitas tanpa aturan? Pasti jadi seenaknya sendiri, dan berujung pada kurangnya rasa memiliki setiap anggotanya.

Sebagai anggota sebuah komunitas yang memiliki value tertentu, kita perlu tahu apa saja aturan yang ada. Sehingga nanti ketika kita ditegur atau diberi sanksi karena melanggar atau tidak menjalankan aturan dengan tepat, kita nggak kaget dan bisa menerima dengan legawa.

7. Siap Go Profesional

Sebuah komunitas yang awalnya hanya tempat nongkrong hahahihi, bisa saja kelak berkembang menjadi sebuah paguyuban atau organisasi yang lebih profesional. MomBlogger Cupu selalu bermimpi bisa ikut serta membangun komunitas yang belajar menjadi organisasi atau start up profesinal di bidang literasi. Who knows kan kalau kebersamaan yang ada bisa menjadi jalan rezeki bagi setiap anggotanya?

Entahlah apakah harapan MomBlogger Cupu terhadap sebuah komunitas blogger impian ini terlalu muluk atau tidak. Namun semoga saja bersama Squad Blogger ODOP, seluruh anggotanya bisa berkomitmen menuju ke 7 hal tersebut. Tetap semangat ngeblog, Cupuers!
Marita Ningtyas
Marita Ningtyas A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

No comments for "Komunitas Blogger Impian Bersama-sama Menuju 7 Hal Ini"