7 Langkah Awal Memulai Blogging



Assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Senang sekali bisa menyapa Cupuers lebih sering.. thanks to Squad Blogger ODOP for this. Doakan semoga MomBlogger Cupu istiqomah updating Yuk Ngeblog ya. Setelah postingan sebelumnya kita bahas mengenai memilih platform blog terbaik, kali ini MomBlogger mau berbagi tentang 7 langkah awal memulai blogging. Apa saja? Cuzzz…

1. Pilih Niche Blog yang akan Dikelola


Kenapa MomBlogger memasukkan niche ke list paling awal? 

Niche blog sangat mempengaruhi nama dan URL blog kita. Jadi sebisa mungkin sebelum membuat blog, kita sudah putuskan niche apa yang akan kita gunakan. Meskipun saat masih menggunakan platform gratisan, kita masih bebas-bebas saja sih mengganti url blog. Tapi kan man-eman kalau sudah kadung terindex Google dan di tengah jalan kita ganti url blog tersebut, bisa jadi broken link. Kecuali ketika ganti URL nya dengan cara membeli domain, kita masih bisa redirect dari URL lama ke URL baru.

Oke, balik ke soal hubungan antara niche dan nama/ url blog. Ketika teman-teman memilih niche lifestyle/ personal blog, alias blog gado-gado di mana kita bebas menulis artikel dengan tema apapun. Biasanya bertujuan untuk personal branding. Maka url blog yang paling tepat adalah menggunakan nama kita sendiri, entah itu nama asli dari orangtua atau nama pena kita. Contoh: blog utama MomBlogger Marita’s Palace yang bisa diakses dengan url www.maritaningtyas.com.




Ketika niche yang dipilih adalah traveling, nama dan URL blognya pun harus ada sangkut pautnya dengan niche tersebut. Jangan sampai nichenya makanan/ kuliner, tapi URL dan nama blognya Dunia Marita atau duniamarita.blogspot.com. Nama dan URL nya masih terlalu luas, sedangkan niche yang dipilih sudah spesifik.

Kenapa URL/ nama blog harus sesuai niche? Karena itu adalah salah satu tips SEO dari para suhu! Pilih nama dan URL yang memang menggambarkan niche blog. Selain itu URL dan nama blog juga merupakan kata kunci saat orang mencari blog kita di search engine. Jadi, blog Cupuers sudah linier belum antara niche yang dipilih dan URL-nya?

2. Pilih Platform Blog yang Paling Nyaman




Setelah niche, nama dan URL blog sudah ketemu, saatnya kita pilih platform blog yang paling nyaman. Cupuers bisa kenalan dengan kelebihan dan kekurangan jenis-jenis platform blog di postingan Memilih Platform Blog. Sebut saja di antaranya ada WordPress.com, WordPress.org, Blogger, Tumblr dan Wix. Mana yang paling nyaman? Setiap orang pasti punya pilihannya masing-masing. Coba saja bikin blog di semua platform, dan temukan mana yang paling nyaman buat Cupuers.

3. Mulai Desain Template Blog



Setelah dapat platform yang paling nyaman, tentu saja langkah berikutnya yaitu Cupuers membuat blog sesuai dengan nama, url dan niche yang telah ditentukan sebelumnya. Setelah blog selesai dibuat, saatnya kita rapikan dulu desainnya. Agar ketika blog ini launching, desainnya sudah enak dipandang mata.

Bahkan meskipun masih blogger pemula, kita tetap harus memperhatikan soal desain, meski masih hal-hal sederhana. Termasuk juga di dalamnya setting meta deskripsi untuk blog; menyisipkan kata kunci. Juga mengatur hal-hal kecil seperti merubah favicon blog agar lebih khas, merubah header blog, memilih layout yang user friendly dan sebagainya.

4. Yuk, Mulai Posting Pertama




Setelah blog siap digunakan, kini saatnya posting artikel pertama! Bukan blog namanya kalau kosongan alias nggak ada artikelnya, kan? So, segera tulis artikel pertama tanpa nanti dan tapi. Bingung cara posting pertama kali? Buat yang pakai platform blogspot, MomBlogger Cupu sudah buat tutorialnya di Mulai Membuat Postingan di Blogspot.

5. Ikut Komunitas Blogging



Blogging sendirian itu nggak asyik, Cupuers. Karena konsistensi itu menantang! Ketika kita berjamaah atau memiliki komunitas yang sevisi misi, konsistensi ngeblog jadi lebih terbantu. Selain itu, kita juga punya banyak relasi di dunia blogging, bisa saling blogwalking dan mendukung satu sama lain. Kita juga bisa mendapat banyak informasi mengenai dunia blogging yang up to date lewat komunitas-komunitas blogging.

Yang awalnya cuma tahu tentang bagaimana bikin blog, dengan bergabung komunitas blogging kita bisa tahu tentang apa itu DA/ PA, Alexa, google Analytics dan sebagainya. Manfaat lain dari komunitas blogging adalah kita bisa dapat info-info job. Asyik kan?

6. Bagikan Postinganmu di Media Sosial!



Banyak sekali yang bertanya kepada MomBlogger Cupu, “bagaimana sih Mbak caranya biar postingan blogku banyak yang baca?” Sebagai seorang MomBlogger yang masih cupu, setahuku ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, belajar SEO. Artinya kita harus paham mencari kata kunci yang banyak dicari di Google atau search engine lainnya terkait dengan niche blog yang kita pilih. SEO ini luas banget, Cupuers. Ada yang jenis on page dan off page. Salah satu SEO yang mudah dipraktekkan ya memilih niche, URL blog dan mengisi meta deskripsi.

Cara kedua, branding diri kita di media sosial. Pasti Cupuers punya sosmed dong? Jangan lupa untuk selalu sematkan branding ‘blogger’ di setiap profil medsos kita. Cantumkan juga alamat blog yang kita miliki. Hal ini membantu orang lain lebih mengenal siapa kita dan apa blog kita. Isi juga medsos kita dengan status-status terkait dengan blog yang sedang kita bangun. Bukan hanya membagikan link postingannya saja, tapi juga harus update status secara berkala tentang hal-hal terkait niche blog.

Misal, blog kita tentang kuliner, sering-seringlah berbagi resep atau tips food preparation di status medsos kita. Semakin sering kita posting sesuatu terkait hal yang kita kerjakan, semakin kuat branding kita. Semakin kuat branding, insya Allah semakin banyak traffic menuju blog kita.

7. Jangan Berhenti Belajar!



Apapun bidang yang kita tekuni, hanya satu kunci jika kita ingin sukses; jangan pernah puas dengan yang sudah kita dapat sekarang! Ini bukan berarti MomBlogger mengajarkan untuk nggak bersyukur ya..

Nggak pernah puas di sini maksudnya terkait dengan ilmu yang kita punya. Jika kita memang mau maju di dunia blogging, maka nggak boleh capek untuk terus update berita dan informasi terbaru di dunia ini. Jangan hanya puas dengan dikasih tahu oleh orang lain. Kalau kata gurunda tercinta di Komunitas Ibu Profesional, ada nggak ada guru kita harus tetap belajar.

Jangan pernah mengandalkan orang lain, andalkan diri kita sendiri. Toh dengan kemudahan di era digital sekarang ini, mau cari informasi apapun terkait blogging sungguh sangat mudah! Belajar terus, kenali fungsi-fungsi dashboard blog kita, gali terus apa yang bisa kita optimalkan dari blog. Dengan mengenali dunia blogging lebih dalam, kecintaan kita pada blogging pun akan semakin besar dan bertumbuh.

So, semoga 7 langkah memulai ngeblog di atas bisa membantu Cupuers. Jangan lupa jika Cupuers membutuhkan informasi dan tutorial ngeblog ala MomBlogger Cupu, rajin-rajin main ke sini ya! See you then!

Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Marita Ningtyas
Marita Ningtyas A wife, a mom of two, a blogger and writerpreneur, also a parenting enthusiast. Menulis bukan hanya passion, namun juga merupakan kebutuhan dan keinginan untuk berbagi manfaat. Tinggal di kota Lunpia, namun jarang-jarang makan Lunpia.

3 comments for "7 Langkah Awal Memulai Blogging"

  1. akan aku coba satu-satu secara mendalam... infonya sangat membantu sekali mbk..

    ReplyDelete
  2. Tulisannya sangat membantu untuk kami-kami yg masih newbie. Thanks mbaa

    ReplyDelete
  3. Tulisannya sangat membantu, makasih bunda,

    ReplyDelete

Post a Comment

Hi, cupuers. Makasih sudah berkunjung. Semoga bermanfaat ya. Kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan pesan, tapi jangan dikasih link hidup ya. Taratenkiu.


Regards,


Momblogger Cupu